Slide NEW PESANTREN SEHARI

PESANTREN SEHARI TUTORIAL PAI 2015

Masjid Al-Mujahidin UNY, Ahad, 24 Mei 2015, menjadi tempat dilangsungkannya agenda Pesantren Sehari Tutorial PAI 2015. Agenda yang merupakan rangkaian penutupan KBMT ini di hadiri oleh seluruh mahasiswa peserta tutorial putra maupun putri UNY empat fakultas, diantaranya yaitu FBS, FIK, FT dan FIS. Sekitar lebih dari 100 peserta memadati masjid Al-Mujahidin lantai 1 kala itu, terhitung sejak dibukanya registrasi pukul 07.00.

Sekitar pukul 08.45, sambutan disampaikan Fajar Adi Nugroho, PJKR 2011, selaku Koordinator Tim Tutorial PAI UNY. Dalam sambutannya tersebut diantaranya beliau menyampaikan, ucapan selamat datang kepada seluruh peserta Pesantren Sehari Tutorial PAI 2015. Adapun serangkaian agenda penutupan KBMT di Pesantren Sehari ini sejatinya bukanlah menjadi sebenar-benar akhir dari proses kita untuk terus belajar dan belajar, berusaha memperbaiki diri menjadi muslim pembelajar, karena sarana untuk dapat kembali belajar bersama menggali ilmu terbuka dengan teramat lapangnya dalam Follow Up Tutorial Lanjut.

Hal ini menjadi penting dan sejalan pula dengan apa yang kemudian di sampaikan oleh Bapak Suparlan, selaku Koordinator Bidang I Akademik yang juga turut memberikan sambutan saat itu. Ungkap beliau, ketika kita berusaha untuk memperbaiki diri kita, berusaha memperbaiki pula ibadah-ibadah kita, maka sejatinya bersamaan dengan hal tersebut kita sedang berusaha untuk mendekatkan diri kepada Allah. Semakin khusyuk sholat kita, maka akan semakin dekat kita kepada Allah. Sebaliknya, ketika sholat kita hanya sebatas menggugurkan kewajiban, maka akan semakin jauh kita dari Allah. Karena berupaya untuk terus belajar memperbaiki diri adalah upaya sepanjang hayat, karena ilmu adalah sebelum amal, maka proses untuk terus melakukan perbaikan diri adalah penting. Menutup sambutannya, beliau berharap, semoga masing-masing diri kita dapat menjadi diri sendiri, menjadi sebenar-benarnya muslim yang baik dalam keberagaman.

Kemudian agenda berlanjut kepada materi yang di sampaikan oleh Ustadz Burhan Sodiq, mengenai Urgensi Menuntut Ilmu. Masih sejalan dengan dua sambutan yang sebelumnya di atas, lewat materinya beliau menyampaikan, adalah miris ketika banyaknya pemuda dewasa ini menjadi sedemikian abai terhadap ilmu agama, yang, tidak sebanding ketertarikan mereka itu, dibandingkan dengan ilmu dunia. Padahal sungguh bersyukur seharusnya kita, bahwa kita semua telah menjadi Islam sejak kecil. Akan tetapi bagaimana kecintaan kita terhadap agama kita, dapat dilihat dari bagaimana penghargaan dan semangat kita dalam menuntut ilmu agama.

Islam adalah agama yang sangat menjunjung tinggi ilmu, dan kita, ungkap beliau selanjutnya, hidup di zaman yang sangat modern ilmu, akan tetapi justru kita semakin jauh dari Allah. Maka, seimbang dalam menuntutnya (antara ilmu agama dan ilmu penunjang) haruslah seimbang adanya karena kehidupan keseharian kita tidak terlepas dari tuntutan ilmu, terutama ilmu agama.

Usai materi yang diberikan oleh Ustadz Burhan Sodiq, memasuki agenda inti, adalah serangkaian ujian tes baca dan hafalan quran sekaligus menutup rangkaian kegiatan belajar mengajar tutorial untuk selanjutnya dibuka follow up Tutorial Lanjut.

(HuMed F. U. TPAI 2015)

SAM_9604

BINTOR (Bina Insan Tutor) TPAI 2015

BINTOR (Bina Insan Tutor), agenda yang khusus diperuntukkan bagi mahasiswa dan mahasiswi pendaftar calon tutor, dilaksanakan Jumat-Sabtu, 22-23 Mei 2015, di gedung LPPMP lantai II. Tidak seperti BINTOR di tahun-tahun sebelumnya, serangkaian agenda BINTOR yang tetap diadakan selama dua hari tersebut tidak menetap. Terbukti dari pelaksanaan agenda yang bertempat di Gedung lantai II LPPMP UNY.

Pantia BINTOR tahun ini, khususnya dari bidang PT (Pengelola Tutor), memiliki konsepan yang sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, mengingat pula adanya serangkaian agenda penutupan KBMT atau Pesantren Sehari TPAI 2015, Ahad, 24 Mei.

Hari pertama, Jumat, 22 Mei 2015, registrasi di pukul 07.00, kemudian acara dilanjut dengan pembukaan dan sambutan. Usai sambutan sekitar pukul 08.30, kemudian peserta dipersilahkan untuk melaksanakan sholat dhuha dan tilawah quran. Selanjutnya agenda berlanjut memasuki agenda inti, yakni materi-materi dalam upaya suplemen calon tutor. Materi pertama di hari itu, Workshop KBMT, berkenaan dengan perihal Manajemen Forum, di sampaikan oleh Mas Ngadino, S.Pd., FIK 2009. Pengawalan materi, di pandu Mas Ngadino, peserta diajak berdiskusi kelompok terkait pengetahuan peserta mengenai Manajemen Kelompok, sebelum akhirnya benar-benar memasuki materi.

Dari hasil diskusi kelompok tersebut menghasilkan beberapa point yang kemudian di ungkap peserta di antaranya: Membuat forum menjadi semenarik mungkin, kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan peserta tutor, upgrade kapasitas diri bagi para tutor, berusaha menyelami dan atau memahami perbedaan karakter peserta tutor, dan memanajemen forum itu sendiri (kedisiplinan, waktu, perizinan, susunan acara/agenda, dsb).

Maka kemudian dari hasil pemaparan Mas Ngadino selaku pemateri kepada peserta, adalah sebagai berikut. Pertama, setiap tutor, haruslah memurnikan niat, semata hanya mencari ridhoNya. Karena dengannya kita tak akan menjadi kecewa, dan salah dalam orientasi. Point selanjutnya adalah mengenali dan memahami peserta, penataan posisi (hindari kemungkinan bersandar), pengkondisian forum (terkait kesiapan fokus peserta/adik tutor), tutor memahami materi (pula, jujur dengan ketidaktahuan), konsep materi harus jelas, dan tutor harus pula fokus, mampu mengajak peserta, membiasakan komunikasi dua arah (agar tidak terkesan menggurui), penggunaan media (terkait inovasi dalam forum, nonton film, dsb.), memberikan ruang untuk curhat (membangun kenyamanan adik tutor), tutor membiasakan berlatih public speaking, dan yang terakhir, tutor memiliki target atau rencana (kebermanfaatan apa yang ingin diberikan dan dicapai dalam forum) dan sebaik-baik rencana adalah yang direalisasikan.

Selanjutnya, usai ishoma, pukul 13.30, Kuliah I dilangsungkan dengan materi Ushul Fiqih Ringkas bersama Ibu Vita Fitria, Koordinator TPAI. Ushul, ungkap beliau, memiliki arti yaitu ‘asal’, atau ‘metode’, atau ‘sarana’. Jadi, fiqh adalah merupakan produknya, sedangkan ushul, adalah sarananya. Fiqih itu sendiri, adalah ilmu tentang hukum syar’i, yang berkaitan dengan hukum-hukum amaliah. perbedaan fiqh dengan syaria’h adalah, hukum-hukum syaria’h, adalah bersumber dari wahyu, tidak ada perbedaan pendapat didalamnya, tidak seperti fiqih. Fiqih adalah produk para mujtahid, yang dapat berubah, yang sesuai dengan perkembangan zaman. Mujtahid, adalah orang yang melakukan ijtihad, atau berijtihad, atau berfiqih.

Usai sholat ashar, kembali dilanjutkan dengan Kuliah II terkait Fiqih Thaharah bersama Ibu Esmayani untuk kemudian dilanjut dengan post test tiap materi usai guna menguji kepahaman peserta. Yang kemudian menjadi sedikit perbedaan BINTOR di tahun ini adalah adanya panitia observer yang secara tidak langsung bertugas mengamati seluruh peserta dari belakang, untuk kemudian mencatat apa-apa saja yang dilakukan dan dicapai peserta guna mendorong apa-apa saja yang sekiranya perlu ditingkatkan dan masih perlu dibutuhkan dalam upaya peserta menjadi seorang tutor.

Di hari kedua, Sabtu, 23 Mei 2015, usai registrasi ulang dan sholat dhuha, Kuliah III dan Kuliah IV kembali diberikan terkait Fiqih Sholat dan Fiqih Amaliah yang selanjutnya juga dilanjut dengan post test. Pukul 13.00, menjelang penutupan acara, dilaksanakan orientasi awal tutor dengan pembentukan forum koordinasi BINTOR tahun ajaran 2015/2016, pukul 13.45 tutup, bersiap untuk penyambutan kunjungan dari kawan-kawan UIN Malang.

(HuMed F.U. TPAI 2015)

IMG_2466

Family Gathering Tutorial PAI UNY 2015

Lapangan Selatan Taman Parkir Islamic Education Center (IEC) sore itu Rabu, 29 April 2015 ramai oleh pengurus yang mempersiapkan agenda Family Gathering Tutorial PAI 2015. Persiapan dilakukan sekitar pukul 14.30 WIB untuk kemudian dilanjutkan dengan sholat Ashar berjamaah. Baru sekitar pukul 16.00 WIB, acara dimulai.

Mengawali pembukaan, dipandu oleh Muhammad Ardia Rafiq Al-Ghazali  dari Pendidikan Bahasa Inggris FBS 2012 selaku MC, kemudian acara dilanjutkan dengan pembacaan tilawah oleh Ricky Romadhoni, Pendidikan IPA FMIPA 2011. Selanjutnya sambutan kemudian disampaikan oleh Fajar Adi Nugroho, Koordinator Tim Tutorial PAI 2015.

Memasuki acara inti, penyampaian materi pada acara sore itu disampaikan oleh Mas Asep Abdussyukur, Koordinator Tim Tutorial PAI 2013 mengenai peran seorang tutor. Membuka materinya, kepada segenap pengurus yang hadir sore itu beliau menanyakan: untuk apa keberadaanmu di sini? (tutorial). Menanggapi pertanyaan beliau tersebut ragam jawaban kemudian dilontarkan beberapa perwakilan dari pengurus, yang kesemuanya adalah bermuara kepada peran.

Disampaikan beliau, melalui materinya, bahwa salah satu peran seorang tutor, adalah upaya membangun peradaban. Minimal dari diri sendiri. Bagaimana seorang tutor memiliki akhlak yang semakin baik, bersama berusaha belajar untuk menjadi lebih baik, dan mengajak adik ampunya maupun lingkungan sekitarnya, ke arah yang juga baik. Karena sejatinya pendidikan itu, dituturkan beliau, mengajarkan dan mengubah kekurangan. Yang perlu ditekankan melalui keberadaan kita, sebagai suatu motivasi, adalah bagaimana kita menggambarkan indahnya Islam yang beradab melalui cerminan laku-laku kita di masyarakat.

Dalam hal apapun, beliau kembali menyampaikan, termasuk dalam hal menuntut ilmu. Sangat perlu adanya bagi kita, untuk memperhatikan adab-adab dalam hal menuntut ilmu, agar kita senantiasa meraih keberkahan darinya. Karena tak hanya upaya membangun peradaban, sebagai seorang tutor, kita, ikut pula memikul tanggung jawab keteladanan.

Acara selanjutnya kemudian adalah berupa serangkaian acara perekatan ukhuwah (persaudaraan) antar pengurus fakultas dan universitas, sebagai bagian dari agenda Family Gathering itu sendiri. Diantaranya yaitu lomba CCT (Cerdas Cermat Tutorial) yang dimenangkan oleh Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), berisikan pertanyaan seputar sejauh apa kepahaman dan rasa keberpemilikan pengurus kepada tutorial, dan lomba lotisan yang dimenangkan oleh Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP).

(HuMed TPAI 2015 F-U).

557825_610180052367267_228933562_n

MATOR #2; Adab-adab Menuntut Ilmu

Tidak mungkin seseorang itu mengajarkan sesuatu, tanpa mencintainya. Dikatakan oleh Ibnu Qayyim Al-Jauziyah, mencintai sesuatu itu, membutuhkan alasan. Begitu pula dalam belajar dan mengajar. Dalam sebuah ayat dikatakan Qul: Rabbi zidnii ‘ilma. Ayat ini memerintahkan kepada lelaki paling utama, manusia paling mulia di muka bumi ini, utusan yang paling di sayangi, Allah Ta’ala sendiri yang memujinya, yaitu nabi Muhammad SAW., untuk selalu meminta tambahan ilmu dan pemahamannya kepada Allah Ta’ala. Menurut beberapa ulama, karena tingginya kedudukan sebuah ilmu itu, sampai-sampai rasulpun di minta Allah, untuk meminta tambahan ilmu beserta pemahamannya menjadi permintaan utama. Papar Ustadz Fatan Fantastik, Kamis, 16 April 2015, bertempat di lantai satu masjid Al-Mujahidin UNY.

Maka barangsiapa yang menginginkan pujian yang sama dari Allah Ta’ala di akhirat kelak, tuntutlah ilmu. Karena keutamaan ilmu sejatinya menjadikan para pencarinya ter-utama. Pelajaran selanjutnya yang kemudian kita bisa dapatkan dari tafsir ayat tersebut di atas adalah, bahwa nabi mendapatkan menjaga kemuliaannya dengan menuntut ilmu. Yang ketiga, kemuliaan sesungguhnya, adalah bukan di luar ilmu. Bukan harta, bukan pula kedudukan, dsb. Sedang keutamaan menuntut ilmu, adalah wajib hukumnya bagi setiap muslim dan muslimah. Thalabul ‘ilmi, fariidhotun ‘ala kulli muslimin wa muslimat.

Berkaitan dengan sukses belajar, adalah bicara pula tentang Niat dan ikhlas. Ikhlas dalam niat. Mensucikan niat hanya karena Allah SWT. Adapun adab-adab dalam menuntut ilmu diantaranya adalah, memakai pakaian yang rapi dan bersih lagi merapikan penampilan, tidak tampak di wajahnya bekas-bekas perjalanan jauh (antusias), menghadapkan diri kepada mua’lim (orang berilmu atau guru), memahami keutamaan-keutamaan ilmu, membenarkan posisi duduk (duduk tegak), serta mendengarkan dengan sepenuh perhatian.

Sukses belajar, bermula dari diri kita sendiri. Bagaimana kita dalam upaya menempuh sukses, adalah berupaya pula menjadi pribadi-pribadi yang senantiasa paling menikmati proses-proses menuntut ilmu.

 

HuMed F-U TPAI 2015.

 

 

11136993_1065845020108898_492461929_n

SILATURAHMI PENGURUS BESERTA DOSEN TUTORIAL PAI UNY 2015

Universitas Negeri Yogyakarta merupakan salah satu universitas yang terus berupaya mengembangkan model pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan menjadikan pembinaan keagamaan yang disebut “Tutorial PAI” sebagai bagian dari tugas terstruktur mata kuliah PAI. Secara struktural, pelaksanaan Tutorial PAI UNY dibawah tanggung jawab dan koordinasi antara pengurus Tutorial PAI, Jurusan Mata Kuliah Umum (MKU), dan dibawah pembinaan Dosen-dosen pengampu mata kuliah Pendidikan Agama Islam, serta pengawasan langsung dari Wakil Rektor I Universitas Negeri Yogyakarta.

Setelah melaksanakan kegiatan rapat kerja, pengurus Tutorial PAI 2015 yang dihadiri oleh pengurus inti, pengurus harian, dan konfak dari masing-masing fakultas pada Senin (6 / 4) mengadakan kegiatan silaturahmi ke Dosen PAI. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan memperkenalkan internal dari kepengurusan Tutorial PAI periode 2015 dan sharing-sharing kinerja sebagai referensi perbaikan untuk tahun ini sehingga nantinya akan terjalin koordinasi yang lebih baik dan berkelanjutan.

Banyak bidang kegiatan Tutorial PAI dalam pelaksanaannya yang dapat dijadikan obyek untuk diupayakan perbaikan dan pengembangan dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan Tutorial agar arah kerjanya selalu beriringan dengan MKU PAI di Universitas Negeri Yogyakarta. Dalam kesempatan ini, kami dibersamai oleh Ibu Vita Fitria, M.Ag beserta Dosen pengampu PAI lainnya saat berlangsungnya proses diskusi. Hasil pembahasan pada kegiatan ini, meliputi (1) persiapan agenda formal temu Tutor dan Dosen PAI UNY sebagai sarana koordinasi dan monitoring kegiatan, (2) penyampaian dinamika KBMT yang berjalan di 3 (tiga) fakultas pada semester ini sebagai bentuk evaluasi pelakasanaan kegiatan tutorial, (3) mekanisme penyerahan nilai tutorial yang harus segera ada upaya perbaikan guna menciptakan kemudahan pelaksanaan rekap hasil akhir selama kegiatan, (4) penyesuaian kurikulum di Tutorial dengan bahan ajar Dosen PAI agar antara pelaksanaan pembelajaran di kelas dengan pelaksanaan Tutorial dapat berjalan secara beriringan dalam satu garis lurus, dan (5) rencana pengelolaan agenda mahasiswa baru yang diserahkan kepada tim PAI, yang melibatkan pengurus Tutorial dan UKKI.

Dengan terjalinnya koordinasi antara pengurus Tutorial dengan dosen PAI UNY ini diharapkan kegiatan pembinaan keagamaan (Tutorial dan Mata Kuliah Umum PAI) dapat berjalan dengan baik sesuai dengan visi dan misi Pendidikan Agama Islam yang belaku di Universitas Negeri Yogyakarta. Selain itu, diharapkan pengurus tutorial mampu mengemas dan mengembangkan kegiatan Tutorial (pembinaan) dengan inovasi baru yang sifatnya persuatif agar mahasiswa mampu belajar agama secara aplikatif.

 

Anisah, Koordinator Divisi Riset TPAI 2015.

 

 

.