3247 Maba Muslim SNMPTN & SBMPTN Ikuti Tes BAQ dan Wawancara Tutorial PAI

Tes BAQ (Baca Al-Quran) dan wawancara tutorial PAI (Tupai) merupakan bagian dari alur registrasi tutorial PAI Maba Muslim UNY agar terdaftar sebagai peserta tutorial, baik semester ganjil maupun semester genap. Hal ini tentu saja menjadi salah satu agenda rutin setiap masa penerimaan mahasiswa baru UNY per-tahunnya. Semester ini, tes BAQ dan wawancara untuk maba SNMPTN & SBMPTN dilaksanakan selama 5 hari (Selasa/23, Rabu/24, Kamis/25, Jumat/26, dan Ahad/28) pada Juli 2019. Sebagaimana tertera dalam jadwal yang telah dibagikan kepada mahasiswa baru, tes BAQ dan wawancara dilaksanakan dari pukul 07.00 sampai 17.30 WIB dengan pembagian empat shift. “Beberapa kali kami reschedule jadwal tes karena bertabrakan dengan pelatihan softskill dan Pro-TEFL bagi mahasiswa baru”, jelas Rizki Nugraha, selaku koordinator Tim Tupai UNY 2019. Hal ini menunjukkan bahwa tes BAQ dan wawancara yang diselenggarakan oleh Tim Tupai UNY berdasarkan koordinasi dengan pihak universitas.

Melalui beberapa kali reschedule jadwal, akhirnya tes BAQ dan wawancara dapat dilakukan sebagaimana jadwal yang telah beredar (Selasa/FIK dan FE, Rabu/FT dan FIS, Kamis/FIP dan FMIPA, Jumat/FBS, Ahad/Susulan). Hal ini mengingat pentingnya alur tutorial PAI ini, sehingga jadwal-jadwal yang bertabrakan dengan agenda lain diatur sedemikian rupa agar semua agenda berjalan lancar. Melalui adanya tes BAQ dan wawancara, tim Tupai dapat melakukan pengelompokan saat mahasiswa baru mengambil mata kuliah PAI yang kemudian juga berpengaruh pada kelompok tutorial. Terdapat dua tipe pengelompokan dalam tutorial PAI, yaitu kelompok tutorial reguler dan BAQ. Menurut keteragan yang disampaikan oleh Rizki Nugraha, pembagian kelompok tutorial reguler berdasarkan hasil tes bacaan mahasiswa yang memperoleh jilid 4-7 (tartil), sedangkan kelompok tutorial BAQ berdasarkan hasil tes bacaan mahasiswa yang memperoleh klasifikasi jilid 1-3 sehingga fokus materi terletak pada belajar membaca al-quran.

Adanya tes BAQ dan wawancara sangat membantu Tim Tutorial PAI UNY dalam melakukan pengelompokan mahasiswa baru. “Ya, hal ini sebagai bentuk profesionalisme kerja Tim Tutorial PAI UNY, artinya kami tidak sembarangan dalam melakukan pengelompokan kelompok tutorial PAI. Yang harusnya masuk kelompok BAQ, kami masukkan ke kelompok BAQ agar nanti di akhir semester dapat dilihat apakah mahasiswa tersebut dapat naik jilid atau minimal kemampuan membaca al-qurannya lebih baik”, ungkap Siti Nurkasanah, Sekretaris Umum Tim Tupai UNY. Hal ini juga didukung dengan pernyataan relawan tahsin (penguji tes BAQ) bahwa hasil tes BAQ mahasiswa baru rata-rata jilid 1-3, hanya ada beberapa yang memperoleh hasil dengan predikat tartil. Beberapa kesalahan BAQ maba terdapat pada bacaan panjang pendek dan hukum bacaan nun sukun., Dengan demikian, selain menguji BAQ maba, relawan tahsin juga menambahkan sedikit materi quran agar maba dapat belajar dari kesalahan ketika tes dilakukan dan motivasi agar meningkatkan belajar quran.

Lebih lanjut, Siti juga menyampaikan bahwa alur tes diawali dari mengambil antrean tes dan melakukan tes BAQ dan dilanjutkan tes wawancara. Selama menunggu antrean wawancara di Gedung Islamic Education Center (IEC), Maba dapat mencari informasi tentang kegiatan tutorial PAI di stand fakultas masing-masing.

Darsi, salah satu penjaga stand dari Al-Ishlah FIS, mengatakan bahwa antusias mahasiswa baru yang melakukan tes BAQ dan wawancara tahun ini berbeda dari tahun kemarin. “Kalau tahun ini mereka sudah dikenalin kaya di registrasi tutorial PAI. Tahun ini lebih terstruktur sih karena kemarin ada stand tutorial PAI, SKI UKKI univ dan fakultas. Jadi maba lebih terarahkan. Ketika kami tanya,  mereka sudah tahu jadwal BAQ dan lain-lain”, jelas Darsi lebih lanjut. Dengan demikian, maba justru antusias menggali lebih dalam tentang informasi-informasi yang diperoleh sebelumnya bahkan informasi-informasi baru ketika berada di stand.

Harapannya, dengan adanya alur tes BAQ dan wawancara yang dilengkapi dengan stanisasi per-fakultas dalam penyediaan layanan informasi, mahasiswa baru dapat melakukan alur tutorial PAI dengan mudah. Pasalnya, Tim Tutorial PAI UNY sedang mengusahakan adanya sistem pelaksaan Tupai yang terstruktur sehingga benar-benar dapat menjalankan prorgam tutorial PAI secara maksimal. (Humed)

Sektor, Bekal Awal Tutor

Sabtu, 20 Juli 2019, Tim Tutorial PAI UNY menyelenggarakan agenda Sekolah Tutor pertama yang bertempat di Gedung Laboratorium PAUD FIP Lantai III. Sekolah Tutor yang biasa disebut dengan akronim Sektor merupakan salah satu fasilitas yang diberikan oleh Pengelola Tutor (PT) kepada para tutor sebagai bekal awal dalam menjalankan tutorial PAI. Hal ini sebagaimana diungkapkan oleh salah satu pemateri Sektor, Mas Alghozali, “Sektor itu membuka pikiran para tutor lebih dalam lagi bagaimana para tutor menggengam hati adik tutor. Supaya tutor sadar bahwa ternyata menyentuh hati itu nggak susah, gampang kok. Apapaun yang bisa kita beri, berikan saja, baik itu ilmu, pengalaman, dan lainnya, tapi konsisten.”
Hal tersebut diamini oleh salah satu peserta Sektor, Ramadhani (Pendidikan Kimia 2017), dengan penjelasannya bahwa memang dalam Sektor berisi materi-materi sebagai bekal awal tutor. Materi-materi yang diberikan dalam Sektor meliputi materi orientasi/pentingnya tutorial, peningkatan softskill yaitu bagaimana manajemen forum dalam tutorial, public speaking, dan materi al-qur’an. Materi-materi tersebut direncanakan oleh PT selama tiga kali pelaksanaan dalam satu semester yang akan datang.
Lebih lanjut dijelaskan oleh Rizki Nugraha P., selaku koordinator tim Tutorial PAI UNY tentang perbedaan konsep Sektor semester ini dengan semester sebelumnya yang belum sempat terlaksana, “Ada perbedaan konsep. Tahun lalu, sektor tidak terlaksana. Kami hanya melaksanakan Bintor. Awalnya Sektor akan dilaksanakan saat Kegiatan Belajar Mengajar Tutorial (KBMT) berlangsung, tetapi waktu nggak sempat. Meskipun demikian, secara muatan materi, sudah disampaikan pada Bintor. Terkait materi Sektor nanti ada kategori-kategori materi. Sektor pertama, tentang bagaimana menyentuh hati dan motivasi al qur’an khususnya untuk bekal tutor Baca Tulis Qur’an (BAQ). Sektor kedua, berisi public speaking dan manajemen kelompok. Sektor ketiga, motivasi al-qur’an dan kontroling terkait kemampuan tutor dalam membaca qur’an. Harapannya selain menyampaikana materi, mereka (para tutor) juga mengisi dirinya dengan ilmu alqur’an. Itu mungkin perbedaan terkait waktu, pelaksanaan, dan materi yang disampaikan. Biasanya sektor yang sebelum-sebelumnya itu hanya seputar softskill, tapi untuk semester ini dan semester depan kami gabungkan antara softskill dan al qur’an.”
Dengan demikian, PT selalu mengusahakan adanya evaluasi-evaluasi terkait agenda dalam rangka membekali para tutor untuk menjalankan program tutorial PAI UNY. Beberapa hal sebagaimana telah dijelaskan, bahwa evaluasi terkait waktu, pelaksanaan, dan konsep materi telah dilakukan demi tercapainya suplemen-suplemen yang mendukung kinerja para tutor. Akan tetapi, tentu saja usaha tersebut tidak luput dari saran-saran yang diberikan dari berbagai pihak, salah satunya tutor selaku penerima sekaligus pelaksana kegiatan tutorial.
“Sektor-kan bekal awal, maunya ya materinya dipeta-petakan, jauh lebih awal dari itu, sebenarnya dari saya pribadi, hal yang dibutuhkan tutor itu adalah bagaimana membangun kepercayaan diri sebagai tutor ketika menyampaikan materi kepada adik tutor”, lanjut Ramadhani (Pendidikan Kimia 2017) ketika diminta sumbang saran. Hal ini tentu saja menjadi salah satu perhatian khusus bagi PT dalam rangka kembali mengevaluasi diri. Saran dari tutor merupakan masukan penting sebagai bentuk follow up mereka terhadap program-progam PT.
“Seperti yang disampaikan Ustadz tadi. Sebenarnya pekerjaan terbaik adalah belajar dan mengajarkan al-qur’an. Karena ngajar al-qur’an itu nggak sepele. Itu semangat banget sih kata-kata yang tadi”, tambah Ramadhani, yang juga selaku tutor BAQ, menegaskan bahwa membentuk kepercayaan diri itu dapat dibangun dari motivasi dalam diri sendiri maupun dari orang lain tentang kebermanfaatan sesuatu yang dilakukan. (Humed)

PENGUMUMAN UNTUK MABA SNMPTN & SBMPTN

Assallamuallaikum warahmatullahi wabarokatuh

Kepada cendekiawan muda UNY
Berikut adalah jadwal terbaru Tes BAQ dan Wawancara Tutorial PAI UNY 2019 setelah disesuaikan dengan jadwal Pro TEFL dan kegiatan Softskill Mahasiswa

Mohon dicermati shift surat keputusan ini ya, jadwal di kartu wawancara sekarang *menyesuaikan Surat keputusan* ini…

*Jadwal Shift tidak berubah kecuali fakultas FBS*

Tetap semangat
Salam Hangat

Tim Tutorial PAI UNY

Bintor: Pastikan Apakah Saya Benar-Benar Layak?

Ahad, 7 Juli 2019, Tim Tutorial PAI UNY 2019 kembali menyelenggarkan Bina Insan Tutor (Bintor). Kegiatan ini merupakan agenda yang dilakukan setiap awal semester dalam rangka membekali para tutor yang turut serta membantu dosen mata kuliah PAI dalam menyampaikan materi kepada mahasiswa baru yang beragama islam di UNY. Ditambahkan oleh Rizki Nugraha, Koordinator Tutorial PAI UNY 2019, “Bintor adalah agenda wajib yang dibuat oleh PT untuk membekali para tutor baru setelah melewati alur pendaftaran. Isi kegiatan Bintor berupa orientasi terkait ketutorialan dan pelantikan tutor baru”.  Bintor pada semester gasal ini diikuti oleh kurang lebih 138 tutor dari empat fakultas, yaitu FIP, FE, FT, dan FMIPA. Dipandu oleh MC, Dzulfikar dan Bayu Septian, agenda ini dibuka dengan tilawah tepat pukul 08.30 dan berakhir pukul 12.00, Bintor dianggap memberi banyak manfaat oleh tutor yang hadir dalam agenda tersebut.

“Banyak manfaat yang saya dapat. Terutama memastikan saya apakah benar-benar layak menjadi tutor. Hal lain yang saya dapat dari Bintor adalah pengalaman-pengalaman yang disampaikan oleh kakak-kakak tutor sebelumnya”, terang Difa H. Azimah, salah satu tutor baru dari jurusan Pendidikan Teknik Boga 2018. Ia juga menambahkan bahwa ia sendiri tidak ada alasan jelas mengenai keinginannya menjadi tutor, hanya saja hati seorang tutor memang sudah mengarahkan untuk berlabuh dalam kegiatan seperti ini (tutorial PAI). Hal ini secara tidak langsung dijawab oleh pemateri, Ustadz Dwi Budiyanto, M.Hum. dalam materi Bintor yang beliau sampaikan bahwa menjadi tutor sama dengan menjadi orang-orang yang bekerja dalam kesunyian, karena ada banyak hal-hal yang terkait dengan kebaikan yang dapat disampaikan sebagai sarana saling mengingatkan sesama.

Ditambahkan oleh Evan Setiawan P., tutor Baca Al-Quran (BAQ) dari jurusan Manajemen Pendidikan 2016 mengatakan bahwa agenda Bintor yang dilakukan bermanfaat bagi tutor karena materi yang disampaikan menambah semangat tutor, yaitu terkait cara membina adik-adik tutor dan cara agar lebih komunikatif antar tutor dan dosen. Respon demikian, tentu saja menumbuhkan semangat tersendiri bagi pengurus Tutorial PAI UNY 2019 untuk terus menyelenggarakan agenda-agenda dalam rangka mendukung pelaksanaan tutorial, mengingat pentingnya kegiatan tutorial PAI UNY ini.

“Waktu awal menjadi maba, saya menganggap tutorial hanya sebagai tempat pengembangan keilmuan agama islam dan baca al-quran saja. Namun lebih dari itu, tutorial PAI adalah tempat untuk pendidikan karakter dan merupakan salah satu jalur untuk mencapai visi UNY, yaitu Taqwa”, tambah Evan Setiawan, salah satu tutor yang sudah memiliki pengalaman dalam tutorial PAI tahun sebelumnya.

Dengan demikian, Bintor tidak hanya bermanfaat untuk tutor baru, tetapi justru menambah semangat para tutor lama untuk tetap istiqomah dalam mengemban amanah sebagai tutor yang diyakini sebagai salah satu andil mahasiswa dalam mewujudkan visi UNY tersebut. Melalui Bintor, diharapkan para tutor kemudian menanya pada diri sendiri, “Apakah saya benar-benar layak menjadi tutor?”. Tentu saja pertanyaan ini bukan bertujuan untuk menyurutkan semangat para tutor, tetapi lebih kepada “Mari bersama belajar memperbaiki, terus menerus, sebagai salah satu upaya diri dalam ikut serta mendukung terwujudnya salah satu visi UNY, Taqwa”. (Humed)